Showing posts with label Favorites. Show all posts
Showing posts with label Favorites. Show all posts

Tuesday, March 29, 2011

'Maluku, Kobaran Cintaku' Akan Difilmkan


Jakarta - Sebenarnya tidak ada pemikiran di benak Ratna Sarumpaet untuk mengeluarkan novel 'Maluku, Kobaran Cintaku'. Awalnya Ratna ingin membuat film soal kerusuhan Ambon, Maluku.

Namun banyak pertimbangan hingga Ratna mengeluarkan tulisannya dalam bentuk novel terlebih dahulu. Di antaranya ia ingin banyak bercerita soal fakta-fakta kerusuhan Ambon tahun 1999.

"Tidak mungkin saya langsung sajikan di film yang cuma 1,5 jam. Akan banyak yang harus dijelaskan soal fakta-fakta," kata Ratna saat berbincang dengan detikhot di peluncuran novel perdananya yang berjudul 'Maluku, Kobaran Cintaku' di Plasa Teater Jakarta, Jumat (11/3/2011).

Maka itu novel 'Maluku, Kobaran Cintaku' diluncurkan terlebih dahulu. Dengan harapan calon penontonya bisa mengerti terlebih dahulu cerita detail yang ingin ia sampaikan soal konflik kerusuhan Ambon.

Sampai saat ini belum banyak persiapan yang dilakukan Ratna untuk filmnya. 'Maluku, Kobaran Cintaku' baru sampai tahap penulisan skenario dan pembentukan tim produksi.

"Rencananya film, dan masih akan film. Buku dulu karena masyarakat Indonesia harus tahu dulu kenapa?" kata Ratna.

Diambil dari : detik.com

Novel '9 Summers 10 Autumns': Anak Sopir Angkot Jadi Direktur di New York


Jakarta Kisah sukses selalu menarik diungkapkan. Tidak hanya menjadi sumber inspirasi buku-buku kiat, cerita tentang orang-orang yang 'berjuang' dari bukan siapa-siapa menjadi "hero" kini banyak mengisi lembar-lembar novel. Salah satunya bisa disimak pada novel berjudul 'Summers 10 Autumns' karya Iwan Setyawan.

Judul lengkap novel itu adalah '9 Summers 10 Autumns: dari Kota Apel ke The Big Apple'. Dari sub-judulnya saja mudah ditebak, ini memang cerita tentang sebuah perjalanan menuju kesuksesan. Kota Apel merujuk pada Malang. Ya, ini kisah tentang seorang anak supir angkot dari sebuah kota di Jawa Timur yang sukses meniti karier di perusahaan besar di jantung Amerika Serikat. Menjual mimpi?

"Bermimpi itu boleh. Tapi yang tak kalah penting adalah bagaimana kita mengeksekusi mimpi itu. Bangun dari mimpi dan mulailah bekerja," jawab Iwan ketika ditemui di acara peluncuran novelnya tersebut di Oyster, Plaza Senayan, Kamis (24/3/2011).

Yang jelas, novel tersebut memang didasari oleh kisah kehidupan nyata yang pernah dialami Iwan. Dan, layaknya novel yang berisi kisah sukses yang memang menjadi tren belakangan ini, buku Iwan diawali dari kisah masa kecil yang serba pas-pasan. Ia pun tidak henti-hentinya membanggakan ibunya yang tidak lulus SD, namun jago dalam hal manajemen keuangan keluarga.

"Ibu saya tahu bagaimana cara membelah 1 telur untuk 3 anaknya yang masih kecil. Ibu saya tahu berapa liter nasi yang harus di masak dan bisa habis tanpa tersisa saat dimakan oleh suami dan 5 anaknya," kenangnya.

Iwan juga mengisahkan perjuangannya untuk bisa kuliah di IPB dan memperoleh pekerjaan hingga menjadi seorang direktur dengan gelar lulusan terbaik. Bahasa yang dipakai Iwan untuk menulis buku tersebut ringan dan mudah diikuti. Pembaca seperti membaca sebuah buku harian atau seperti mendengarkan teman yang bercerita.

Lalu, bagaimana ceritanya, Iwan yang telah menjawab sebagai direktur di New York itu kini bisa berada di Tanah Air dan meluncurkan novelnya?

Iwan memang telah melepas jabatan sebagai Director Internal Client Management di Nielsen Consumer Research. "Tak selamanya gemerlap lampu-lampu New York dapat mengobati kerinduan rumah kecil dan tanah air saya," ujarnya diplomatis.

Pria kelahiran Batu, Malang 2 Desember 1974 itu memutuskan kembali ke Indonesia pada tahun ke-10 kariernya di New York. Kepulangan itu menjadi momen reflektif bagi lulusan Fakultas MIPA IPB pada 1997 itu. Ia ingin berbagi cerita dan memberi inspirasi kepada masyarakat luas. Maka, lahirlah novel yang kemudian diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama itu.

Diambil dari : detik.com

Luncurkan 'Empat Elemen', The Hermes Populerkan Sastra Amal


Jakarta Sebuah kelompok penulis yang lahir dari pertemanan di media sosial yang menamakan diri The Hermes meluncurkan buku. Hasil penjualannya akan disumbangkan ke korban bencana alam. Lewat karya berupa cerpen, puisi, dan grafis, mereka mencoba mempopulerkan "sastra amal".

Peluncuran buku berjudul 'Empat Elemen' itu berlangsung di Times Bookstore, Pejaten Villaege, akhir pekan lalu. Ini memang bukan 'gebrakan' pertama The Hermes. Sebelumnya, mereka pernah meluncurkan eBook berbayar.

'Empat Elemen' sendiri sebelumnya juga telah terbit dalam format eBook. Namun, banyaknya permintaan dan adanya sokongan dana percetakan dari Helios Capital dan Yayasan Warna-warni, lahirlah 'Empat Elemen' dalam bentuk buku. Dengan tagline Hermes for Charity Vol. 2, buku itu tampil dengan sampul yang mewah.

Buku tersebut berisi 26 cerpen, 2 puisi, 1 faksimili dan 1 karya grafis dari 30 penulis. Hasil penjualannya akan disumbangkan untuk pengembangan program perpustakaan bagi anak-anak di Yogyakarta yang terkena imbas letusan Gunung Merapi.

"Kami bermaksud mengingatkan pembaca akan 4 elemen yang membentuk alam semesta, yaitu air, api, tanah dan udara," ujar Editor 'Empat Elemen' Jia Effendie. Menurut dia, bencana yang terjadi karena keempat elemen tersebut saling terpisah, hingga terjadi kematian. Sedangkan, jika bersatu akan terjadi kehidupan.

"Dengan membaca 'Empat Elemen' diharapkan pembaca akan mencintai dan memelihara elemen tersebut demi kelangsungan hidup bersama," lanjutnya.

Salah satu penulis yang karyanya dimuat dalam buku itu bernama Galuh Parantri Pramono. Lewat prosanya yang berjudul 'Selamat Pagi Jakarta', ia menggambarkan kondisi ibukota sehari-hari yang diwarnai oleh polusi udara yang sangat parah.

diambil dari : detik.com

Novel 'Malam Terakhir Konspirasi Cinta' Di-Launching


Surabaya - Novel 'Malam Terakhir Konspirasi Cinta' karya Cakra Mustofa di-launching. Acara launching dibuka dengan pembacaan puisi dari beberapa seniman Komunitas Budaya Matahari yang dipandu oleh Rousdiansyah.

Menurut penulis Cakra Mustofa, novel karyanya ini berlatar belakang situasi dan gejolak politik era reformasi 1998. Dia mengaku bahwa novel yang ditulis itu terinspirasi dari dari teman-teman pergerakan mahasiswa pada waktu itu.

"Novel malam terakhir sebenarnya terinspirasi dari kisah nyata gejolak politik dan roma cinta teman-teman pergerakan mahasiswa pada reformasi 1998, sehingga mendorong aku untuk menulisnya," kata Cakra Mustofa (40), kepada para tamu di-launching novelnya, di taman Toko Buku Toga Mas Jalan Pucang Anom Timur No 5, Surabaya, Sabtu (26/2/2011).

Sedangkan untuk judul novel Malam Terakhir Konspirasi Cinta setebal 214 halaman, Cakra Mustofa menjelaskan dalam alur cerita novel memang setiap konflik, intrik dan cinta selalu diakhiri pada malam hari.

"Untuk judul novel Malam Terkakhir Konspirasi Cinta, au mengambilnya memang setiap konflik dan intrik cinta, memang selalu diakhiri pada malam hari, memang bukan setiap malam tetapi selalu diakhiri pada setiap malam dari malam pertama hingga malam terakhir," ujar Cakra Mustofa, yang juga pendiri Komunitas Budaya Matahari.

Sebelumnya, Cakra Mustofa sendiri telah menerbitkan beberapa novel seperti Sang Penyair, Takdir, Demi Cinta Atas Nama Tuhan, dan Malam Terakahir Konspiransi Cinta, yang menurutnya dari novel yang terakhir ini sangat berbeda dari novel-novel sebelumnya.

Dari terbitan novel saya yang kesatu, kedua dan ketiga dan ini adalah terbitan yang keempat, sangat berbeda dan sangat menyimpang dari terbitan yang terdahulu. Karena isinya lebih banyak intrik, cinta, politik militerisme dan kekuatan kita. "Sebelumnya memang saya lebih banyak berisi cinta dan keTuhanan" tambahnya

Selain me-launching novel Malam Terakhir konspirasi Cinta, rencananya novel itu akan ditayangkan dalam bentuk sinetron FTV yang saat ini sedang dalam penggarapan.

"Kita rencananya akan menayangkan juga ke sinetron kisah novel ini, yang saat ini masih dalam penulisan scenario," ujar Cakra Mustofa, yang mempunyai tanggal lahirnya sama dengan kematian Kahlil Gibran 10 April.

Diambil dari : detik.com

Bunda Slank Menerbitkan Buku


Jakarta - Merasa belum puas membagikan pengalaman dalam melepaskan tiga personil Slank dari jerat narkoba kepada media massa selama ini, Iffet Veceha Siddharta atau biasa disebut Bunda Iffet akhirnya merangkum semua kisah itu lewat sebuah buku. Rock ‘N Roll Mom, judul buku yang diterbitkan oleh penerbit Hikmah (Kelompok Mizan) itu, secara resmi diluncurkan akhir pekan silam di markas Slank sendiri, Jalan Potlot, Jakarta Selatan.

“Bunda sering diwawancara wartawan televisi tapi merasa tidak puas. Karena wawancara di TV itu nggak lama. Saya ingin membagikan apa yang saya alami ketika mengobati anak-anak ini, tapi rasanya kok banyak sekali,” kenang Bunda Iffet, ibu kandung dari pemain drum Bimbim dan telah menjadi manajer Slank sejak pertengahan 90an.

Jawaban dari keresahan Bunda Iffet tersebut datang pada awal 2009 silam. Yakni setelah pihak penerbit Mizan membaca sebuah artikel panjang mengenai Bunda Iffet di salah satu surat kabar. Penulis yang kemudian dihubungi dan ditawarkan untuk menuliskan memoar mengenai Bunda Iffet oleh Mizan saat itu adalah jurnalis Darmawan Sepriosa. “Saya menyanggupi meskipun saat itu juga menyatakan bahwa saya belum pernah menulis novel,” cerita Darmawan yang kemudian menyatakan bahwa proses pengerjaan buku ini memakan waktu sekitar dua bulan.

Untuk memperkuat kesan feminin gaya bertutur dalam buku ini, penerbit menunjuk Laura Khalida sebagai penyuntingnya. “Sebetulnya tugas saya adalah mendandani buku ini. Mungkin karena Mas Darmawan lelaki dan Bunda perempuan. Jadi maksudnya saya disuruh untuk memberi sentuhan femininnya,” jelas Laura yang mengaku telah melakukan wawancara secara intens dengan Bunda Iffet sebelum menyunting buku ini.

Rock ‘N Roll Mom bukan buku yang ditujukan untuk pembaca ibu-ibu saja. Meski ditulis dalam sudut pandang seorang ibu dan pada sampulnya tertera testimonial dari Giring Ganesha, vokalis Nidji, “Penting untuk dibaca setiap keluarga Indonesia sebagai pedoman mendidik anak.” Menurut vokalis Kaka, ada hal lain yang membuat segmen pembaca buku ini menjadi luas.

“Buku ini juga tentang jatuh bangunnya Slank. Banyak cerita tentang Slank di dalam buku ini. Gue rasa Slankers juga akan tertarik untuk membacanya,” tukas Kaka.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa grup musik Slank pernah sedemikian dekatnya dengan narkotika dan obat-obatan di pertengahan 90an. Hal itu juga yang sempat membuat Slank pecah pada saat penggarapan album keenam, Lagi Sedih. Vokalis Kaka, pemain drum Bimbim dan personil baru pada saat itu pemain bas Ivanka adalah mereka yang sudah diketahui secara luas sebagai tiga personil Slank yang pernah terjerumus. Sedangkan dua personil lain yang masuk menjelang album Tujuh dan sempat ikut pada tur promo album Lagi Sedih, pemain gitar Abdee Negara dan Ridho Hafiedz, dikenal sebagai personil Slank yang ‘bersih’.

Bunda Iffet, yang merasa bahwa kecanduan anak-anaknya sudah tidak tertolong lagi, turun tangan dengan memutuskan menceburkan diri ke manajemen Slank pada tahun 1996 hingga akhirnya bisa membuat Slank berhenti dari narkoba pada tahun 2000. Perjuangan dan kesabaran seorang ibu yang merangkap manajer band itulah yang sedikit banyak tertulis di dalam buku setebal 303 halaman berjudul Rock ‘N Roll Mom ini.

“Hampir semua ibu pada saat itu menyembunyikan anaknya yang kena narkoba. Atau paling bagus dibuang ke pesantren,” ujar Bimbim soal perjuangan ibunya. “Cuma Bunda yang berani bilang dan menyebarkan ke seluruh dunia, ‘nih anak gue pecandu.’ Justru itu jadi semangat dan kekuatan batin bagi anak-anaknya untuk melewati masa-masa kritis itu.”

Diambil dari : detik.com

Nugie & Istri Dikaruniai Anak Kedua


Jakarta Penyanyi Nugie dan istrinya, Shinta Dewi telah dikaruniai anak kedua. Shinta melahirkan putri yang diberi nama Brigitta Nikaia Nugroho pada Senin (28/3/2011).

"Namanya Brigitta Nikaia Nugroho , artinya itu dewi Mata air dan Pemurah, karena cewek moga2 pinter dan bawaannya cantik. Mata air kan juga sumber kehidupan," ucap Nugie saat ditemui di Rumah Sakit Asih, Panglima Polim. Jakarta Selatan.

Untuk kelahiran anak keduanya tersebut, pelantun 'Burung Gereja' itu sengaja mendokumentasikannya. Nugie ingin agar anak-anaknya bisa mengambil pelajaran saat melihat proses kelahirannya masing-masing.

"Buat aku ini kayak balas dendam mendokumentasi ini karena waktu kecil aku nggak punya dokumentasi diriku. Jadi ya sebagai pembelajaran juga untuk Arka (anak pertama) karena Arka juga saya dokumentasiin," jelasnya.

Perempuan yang dinikahi Nugie pada 9 April 2005 itu melahirkan Brigitta secara caesar. Nugie dan sang istri sepakat untuk tidak menambah anak lagi. Mereka merasa keluarganya sudah lengkap dengan kehadiran seorang anak lelaki dan satu anak perempuan.

Diambil dari : detik.com

Ashanty Tak Menutup Hati untuk Anang


Jakarta Penyanyi Anang Hermansyah telah mengungkapkan keinginannya untuk kembali mencari pendamping dan membangun rumah tangga. Pasangan duet Anang, Ashanty pun membuka hatinya untuk Anang.

Pelantun 'Menentukan Hati' itu tidak menutup kemungkinan kalau ditakdirkan berjodoh dengan Anang. Jika hal tersebut benar terjadi, Ashanty tidak akan menutupinya.

"Sampai sekarang kita masih berduet, kalaupun nantinya kita ada hubungan, kita pasti akan buka. Nggak mungkin aku tutup-tutupin," ujar Ashanty yang ditemui bersama Anang usai tampil di acara Grand Selular Expo 2011 di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, Senin (28/3/2011) malam.

Selain urusan pekerjaan, Anang dan Ashanty juga suka berbagi cerita soal urusan pribadi. Ashanty mengaku kalau mantan suami Krisdayanti itu memberikan warna baru bagi hidupnya.

"Iyalah pasti, dia juga memberi warna hidupku. Sekarang kalau sehari nggka ketemu dia, dia suka nelfon aku. Tetap minta ketemu, padahal kita kan sedang libur,' ucapnya seraya tersenyum.

Diambil dari : detik.com

Britney Spears Jijik Belajar Soal Seks


Jakarta Penyanyi Britney Spears mengaku bingung dan jijik ketika belajar tentang seks. Ia mulai mendapatkan pendidikan seks saat berusia 12 tahun.

Seperti dilansir Showbizspy, Selasa (29/3/2011), pelantun 'Toxic' itu mulai mendapatkan pendidikan seks pertama kali dari sang ibu. Saat itu usia Britney masih 12 tahun.

"Ketika saya berumur 12 tahun itu dari ibu saya. Aku bingung dan jijik," ujarnya.

Selain menceritakan pengalamannya soal seks, Britney juga mengungkapkan hobinya di dapur. Diam-diam, mantan kekasih Justin Timberlake itu ternyata memiliki talenta sebagai koki. Ia pun mengaku mahir membuat teh.

"Saya suka memasak. Saya juga membuat teh manis dari resep ibu saya," ungkapnya.

Diambil dari : detik.com

Anji 'Drive' Tahu Sheila Marcia Punya Tunangan


Jakarta Memiliki putri dengan Anji 'Drive', membuat banyak orang mendoakan Sheila Marcia berjodoh dengan pria tersebut. Namun ternyata tidak. Anji bahkan tahu Sheila sudah punya tunangan.

"Dia sudah tahu," ujar Sheila ditemui di Studio Persari, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (28/3/2011) malam.

Namun menurut Sheila hubungan asmaranya dengan Kiki Mirano bukanlah urusan Anji. Peran Anji dalam hidup Sheila hanyalah sebagai ayah dari Leticia.

Hubungan Sheila dengan Anji hanyalah sebatas membicarakan soal anak. Urusan percintaan masing-masing, Anji dan Sheila tidak punya hak untuk mengatur satu sama lain.

"Dia memang ayah Leticia, tapi dia tidak punya hak untuk menyetujui atau tidak menyetujui urusan percintaan aku dengan siapapun itu," jelas Sheila.

Sheila pun berbahagia akhirnya bisa membuka hati pada seorang pria. Ibunda Sheila juga sudah mengenal baik Kiki dan ikut senang atas kebahagiaan putri tercintanya tersebut.

"Ke depannya bagaimana itu masalah nanti. Yang penting saya lega, saya sembuh. Sudah benar-benar membuka lembara baru," tuturnya.

Diambil dari : detik.com

Liz Taylor Bawa Surat Cinta Richard Burton ke Liang Lahat


Jakarta Aktris Elizabeth Taylor dimakamkan pada 24 Maret lalu. Liz menuju liang lahat bersama surat cinta dari suami tercinta, Richard Burton.

Liz yang berpulang dalam usia ke-79 itu dimakamkan di Forest Lawn Memorial Park di Los Angeles. Surat penuh kata cinta dari Richard yang telah disimpan Liz selama 27 tahun ikut dikebumikan bersama jasad sang aktris.

Dilansir Mail Online, Selasa (29/3/2011) Liz memang pernah mengemukakan keinginannya dimakamkan bersama surat dari Richard. Surat tersebut ditulis Richard ketika sang aktor meninggal pada 1984 di usianya yang ke-58.

Cinta bintang film 'Cleopatra' itu terhadap Richard sangat mendalam. Meski Richard bukanlah suami terakhir Liz, namun keduanya pernah menikah dua kali.

Kepergian Liz meninggalkan koleksi perhiasan yang diperkirakan senilai US$ 150 juta. Kabarnya semua perhiasan langka tersebut akan dilelang tak lama lagi.

Diambil dari : detik.com

JYJ Juga Batalkan Konsernya di Singapura


Jakarta - Band asal Korea JYJ membatalkan konsernya di Indonesia pada 9 April mendatang karena adanya ketidaksepakatan dengan promotor. Hero Jaejoong cs juga membatalkan konsernya di Singapura pada 23 April 2011.

Kabar tersebut disampaikan secara resmi oleh promotor konser di Singapura, Faith & D Entertainment lewat akun Facebook-nya, Senin (28/3/2011). Berikut ini penjelasan promotor Singapura:

Kepada fans dan media.

Ini adalah pengumuman resmi untuk memberitahu semua orang bahwa kita baru saja diberitahukan oleh C-Jes Entertainment, manajemen artis dari JYJ, bahwa mereka telah memutuskan untuk membatalkan JYJ World Tour Concert di Singapura yang dijadwalkan pada tanggal 23 April 2011 di Singapore Indoor Stadium.

Dengan sangat menyesal bahwa kita harus menerima pemberitahuan dan pembatalan ini dari manajemen artis saat ini. Kami telah mengajukan rencana final untuk panggung, tempat duduk dan tiket untuk mendapatkan persetujuan mereka sehingga dapat melanjutkan dengan pengumuman resmi penjualan tiket.

Rencana ini sesuai dengan peraturan yang diperlukan oleh otoritas di Singapura dan anggaran yang dialokasikan untuk konser. Sangat disayangkan bahwa rencana tersebut tidak disetujui oleh C-Jes dan keputusan mereka untuk membatalkan konser. Kami menghormati keputusan mereka, dan dengan sangat menyesal, kami tidak dapat mengubah pikiran mereka, tapi untuk menerima keadaan yang tidak terduga yang berada di luar kendali kami.

Kami memahami kekecewaan serta ketidaknyamanan yang disebabkan karena pembatalan dan kami dengan tulus minta maaf - terutama untuk para penggemar JYJ.

Diambil dari : detik.com

Dua Adik Pasha 'Ungu' Kini Ikut Jadi Penyanyi

Jakarta - Sukses di dunia musik, Pasha 'Ungu' kini mengajak serta dua adik kandungnya. Dua adik Pasha terjun ke tarik suara dengan membentuk grup duo.

Adalah Fenti Febrianty dan Putri Anne anak ke-9 dan ke-10 dari kedua orangtua Pasha, membentuk duo bernama Yangseku. Pasha memproduseri Yangseku dan mereka pun merilis single 'Pujaan Hati' sebagai pembuka. Lagu tersebut ciptaan Yangseku.

"Tadinya kita mau trio, cuma kakak di atasku udah keburu married. Abang (Pasha) takutnya nggak fokus," ujar Fenti ditemui usai mengisi acara 'DahSyat' di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (22/3/2011).

Berada di bawah bayang-bayang nama Pasha dirasakan sebagai beban bagi Yangseku. Namun saat ini berada dalam asuhan Pasha adalah jalan terbaik bagi mereka.

"Ke depannya kita ingin orang jangan lihat Pasha, tapi karya-karya kita sendiri. Emang saat ini kita belum bisa mandiri. Karena nama Abang (Pasha) ini lengket. Tapi ke depannya kita ingin dikenal sebagai diri kita sendiri," jelas Fenti yang berusia 24 tahun kini.

Diambil dari : detik.com

Agnes Monica Menggarap Album Baru Dengan Michael Bolton


Jakarta - Penyanyi juga aktris Agnes Monica tampaknya sudah mewujudkan mimpinya untuk go international. Bersama sang legenda, Michael Bolton ia tengah membuat album di Los Angeles.

"Lagi di Los Angeles, lagi di studio aku disini sekitar 2 bulanan," ujar Agnes saat melakukan live streaming dalam acara DahSyat RCTI, di Studio 1, Jalan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (29/3/2011).

Tak hanya itu, Agnes juga memberikan kejutan lainnya. Di studio tersebut ia terlihat bersama dengan Michael Bolton.

Mereka pun menghibur penonton DahSyat dengan menyanyikan lagu "Just One Love" milik Michael Bolton. Agnes dikabarkan tengah sibuk dengan pembuatan album internasionalnya. Namun, saat ditanyakan ia mengaku belum mau membocorkannya.

"Ada deh, tadi nya aku mau ngasih surprise ke sahabat DahSyat," ungkapnya.

Diambil dari : detik.com

Kekecewaan Fans Soal Batalnya Konser JYJ di Indonesia


Jakarta - Konser JYJ di Indonesia yang rencananya akan digelar pada 9 April mendatang terpaksa batal. Para fans pun kecewa tidak bisa melihat aksi panggung dari idolanya itu.

Kanti Wilujeng, gadis yang saat ini duduk di kelas 2 SMA di salah satu sekolah swasta di Bekasi itu shock saat mendengar berita resmi soal pembatalan konser JYJ di Indonesia. Awalnya ia sempat ragu dengan isu yang beredar karena promotor memastikan konser tersebut tetap berjalan.

"Baru tadi siang aku nuker tiket ke Dreamcatcher. Tadi teman aku nanyain soal batalnya itu, tapi mereka bilang nggak mungkin. Bahkan bakal nuntut (manajemen JYJ) kalau batal," ucap Kanti kepada detikhot (28/3/2011).

Batalnya konser JYJ tersebut juga membuat Kanti tidak bisa konsentrasi belajar. Padahal, gadis yang sebentar lagi berusia 17 tahun itu akan menghadapi ujian Fisika esok hari.

"Iya nih mas, jadi nggak konsentrasi. Padahal, aku sama teman-temanku berharap banget. Udah rencana mau nginep di hotel yang sama juga kayak JYJ," tambah Kanti yang sudah mengeluarkan uang Rp 500 ribu untuk membeli tiket konser tersebut.

Kekecewaan yang sama juga disampaikan Dina. Gadis berusia 16 tahun itu langsung menangis ketika mendengar konser JYJ batal.

"Padahal pas aku beli tiket konsernya, udah kayak dream come true lho," ucapnya sedih.

"Aku punya voucher untuk ditukar tiket di venue, VIP A. Dan sudah pesan hotel, sekarang tinggal mimpi," ujar fans lainnya, Karlina.

Konser JYJ rencananya digelar di Sentul International Convention Center, Bogor pada 9 April mendatang. Pihak menajemen JYJ terpaksa membatalkan konser tersebut karena adanya ketidaksepakatan dengan promotor Dreamcatcher Indonesia. Hingga saat ini, pihak promotor belum memberikan pernyataan soal batalnya konser tersebut.

Diambil dari : detik.com

Good Charlotte Konser di Bali 22 April


Jakarta - Band rock Good Charlotte akan mengelar konsernya di Bali pada 22 April mendatang. Benji cs akan tampil dalam acara festival musik JD SET bersama band-band yang sedang naik daun di Asia.

JD SET merupakan sebuah acara musik global yang juga diadakan di seluruh Asia Tenggara, India, dan Australia dengan acara puncak yang berlangsung di Boshe VVIP Club, Kuta, Bali. Pelantun 'Like It's Her Birthday' itu akan tampil satu panggung dengan band Scribe (India), Urban Dub (Fillipina), Tomo (Thailand).

Sedangkan band Indonesia yang akan tampil bersama mereka adalah Andra and The Backbone. "JD SET digelar dengan tujuan mengembangkan dan mendukung industri musik dengan menyatukan para musisi yang tengah berkembang dengan musisi kelas dunia dalams ebuah atmosfir live music yang unik," ujar Marketing Manager Jack Daniels Asia Tenggara Halim Astono dalam rilisnya kepada detikhot, Selasa (29/3/2011).

Sepertinya, para fans Good Charlotte di Indonesia akan menagih janji sang gitaris Benji Madden. Pada 11 Maret lalu, Benji berjani pada fansnya di Indonesia akan membawakan lagu 'I Heart You' milik boyband SM*SH.

Janji tersebut ditulis gitaris kelahiran 11 Maret 1979 itu lewat akun Twitter pribadinya untuk menyanggupi tantangan dari fans. Fans asal Indonesia menantang Benji untuk membawakan lagu SM*SH jika #Benjicenatcenut menjadi trending topic di Twitter.

"Indonesia U really made #Benjicenatcenut a trending topic?! I better get this song ready by the time i bring #GoodCharlottebacktoindonesia," tulis gitaris yang pernah mengencani Paris Hilton itu.

Diambil dari : detik.com

Metamorfosa Natalie Portman


Jakarta - 'Black Swan' adalah Natalie Portman, dan Natalie Portman adalah 'Black Swan'. Natalie adalah ruh dari film ini, dan ia sudah mati-matian berakting dengan maksimal—termasuk menurunkan berat badan 10 kg, cedera rusuk, dan mengeluarkan kocek sendiri untuk kursus balet. Dan karena upaya kerasnya itulah, wajar bila ia diganjar penghargaan aktris terbaik di Golden Globe dan Academy Awards.

Adalah Nina Sayers, seorang balerina di New York yang pekerja keras. Ia mengejar kesempurnaan teknis menari. Apapun yang berhubungan dengan hal teknik dan bentuk tarian, ia kuasai betul. Pelatihnya, Thomas Leroy (Vincent Cassel) memberinya nilai sempurna, tanpa cacat, saat ia memainkan Putri Odetta , White Swan.

Masalahnya, Thomas ingin melakukan pembaruan dalam lakon karya Tchaikovsky itu, dan ia sedang mencari seorang balerina utama yang memerankan Swan Queen yang menjadi White Swan dan Black Swan, Odile sang penggoda, sekaligus.

Black Swan adalah karakter antagonis dalam cerita itu. Segala sesuatu tentangnya berlawanan dengan White Swan. Nina yang sangat identik dengan White Swan—anggun, cenderung jaga image, hidup lurus-lurus dan normal saja, disiplin, mengejar nilai tertinggi—tentu kesulitan memerankan Black Swan yang licik dan nakal serta cenderung pemberontak. Maka Nina pun berjuang untuk menghayati peran gelap itu, seperti sosok Maya Kitajima dalam komik manga 'Topeng Kaca' dan 'Bidadari Merah'.

Nina: Saya ingin mengambil bagian
Thomas: Masalahnya, sewaktu saya melihatmu, saya hanya melihat White Swan. Ya, kamu cantik, cemas, dan rentan. Casting yang ideal. Tapi Black Swan? Sangat susah memerankan keduanya sekaligus.
Nina: Saya bisa menari bagian Black Swan juga
Thomas: Benarkah? Dalam 4 tahun ini, setiap kamu menari saya melihat kamu terobsasi mengejar kesempurnaan setiap gerakan, tapi saya tak pernah melihatmu membebaskan dirimu. Tak pernah! Semua kedisiplinanmu itu untuk apa?
Nina: Saya hanya ingin sempurna
Thomas: Apa?
Nina: Saya ingin kesempurnaan
Thomas: Kesempurnaan tidak hanya soal pengendalian, tapi juga soal membebaskan diri. Kejutkan dirimu, maka kamu akan bisa mengejutkan penontonmu! Transendenlah! Hanya sedikit yang bisa seperti itu.
Nina: Bukannya saya seperti itu?

Masalahnya, datanglah Lily (Mila Kunis), orang baru dari San Fransisco. Nina, yang dianggap merebut peran utama dari Beth Macintyre (Winona Ryder) sang primadona, kini merasa dirinya terancam. Thomas acap mengingatkan, "Semua penari sekarang mengincar posisimu," seraya menambahkan bahwa hanya diri Nina sendirilah yang menghalanginya. Tapi, Nina masih belum juga bisa menguasai peran kelam dan sensual itu.

Malah, Thomas merekomendasikannya untuk memperhatikan cara Lily menari. "Lihatlah dia. Gerakannya mungkin tidak sempurna sempurna amat.tapi dia bisa melepaskan emosinya." Masalah kedua adalah adanya luka-luka yang ganjil, misalnya darah yang keluar dari kuku, atau seperti bekas garukan di punggung.

Dalam perjalanan usaha metamorfosis menjadi Black Swan itulah, Nina menjadi lebih paranoid dan depresi, dan bermasalah dengan orang-orang terdekatnya, seperti ibunya, Erica (Barbara Hershey), mantan ballerina gagal yang sering berusaha mengontrolnya

Tentu saja film ini pamer akting keren Natalie. Tapi tidak cuma itu. Darren Aranofsky, sang sutradara, mengobrak-abrik konsep "genre". Ber-genre apakah film ini? Psychological Thriller? Supernatural Thriller? Misteri? Horor? Drama? Film tentang tarian? Film ini mungkin mencakup semuanya. Atau, tidak? Dekonstruksi genre Aranofsky berhasil soal ini. Film ini terlalu sempit untuk dikotak-kotakkan.

Dan, bisa ditebak, untuk dapat membelah jiwa, maka cermin adalah hal penting untuk diketengahkan. Silakan perhatikan beberapa adegan saat Nina berkaca.

Dan film ini sudah lolos sensor, meski ada adegan-adegan panas Nina dan Lily bergumul di ranjang, atau Nina yang bermasturbasi (ini adalah latihan yang dianjurkan Thomas agar bisa bermetamorfosa ke sisi gelap). Dan efek special di sini juga ciamik, mengingat Aranofski agak terobsesi dengan efek special seperti yang pernah dilakukannya di 'The Fountain' (2006).

Film ini juga dinominasikan mendapatkan Piala Oscar di bidang sinematografi, penyutradaraan, penyuntingan, serta film terbaik. Sedangkan di Golden Globe, nominasi jatuh pada film terbaik, penyutradaraan, dan aktris pendukung.

Film ini memang bukan 'one woman show'. Tapi, patut dicatat, Natalie Portman berhasil melakukan metamorfosa menjadi aktris terbaik. Dan dia pantas mendapatkannya.

Diambil dari : detik.com

'Iron Man 2', Film 2010 Dengan Kesalahan Terbanyak


Los Angeles - 'Iron Man 2' bisa dibilang sebagai salah satu film Hollywood yang tersukses pada 2010 ini. Namun, film yang dibintangi Robert Downey Jr itu dinobatkan sebagai Film 2010 Dengan Kesalahan Terbanyak.

Situs Movie Mistaken membuat polling untuk menentukan daftar film dengan kesalahan terbanyak yang dirilis pada 2010. Film yang disutradarai oleh Jon Favreau itu berada di peringkat puncak daftar tersebut. Sepanjang 125 menit, total terdapat 46 kesalahan.

Diambil dari : detik.com

'Sang Pencerah' Diputar di Bioskop Australia


Jakarta - Setelah menjadi sumber gonjang-ganjing pelaksanaan Festival Film Indonesia beberapa waktu lalu, film 'Sang Pencerah' belum berhenti dari 'gunjingan'. Tentu saja, dalam arti positif. Karya Hanung Bramantyo tentang pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan itu akan diputar di sejumlah bioksop di Australia.

Penanyangan di Negeri Kanguru itu merupakan bagian dari perjalanan panjang 'Sang Pencerah'. Seperti telah diberitakan, sejak rilis pada 8 September 2010, film tersebut tak hanya diputar di jaringan bioskop, melainkan juga 'bergerilya' ke daerah-daerah pelosok. Banyak sekali permintaan dari kota-kota kecil yang tidak memiliki gedung bioskop, dan film tersebut terpaksa diputar di forum-forum khusus.

MVP Picture selaku produser melaporkan, film 'Sang Pencerah' telah berkeliling ke tak kurang dari 22 kota di Tanah Air, dari ujung paling barat (Banda Aceh) hingga ujung timur (Kabupaten Sumbawa Barat). Mulai dari kota besar seperti Padang, hingga jauh pedalaman seperti Lebak, Bukit Tinggi, Wonosobo, Brondong (Tuban), Tanjung Kodok (Lamongan) dan Pekajangan (Pekalongan).

Seiring dengan itu, dua bulan setelah rilis, permintaan juga datang dari Australi, tepatnya dari Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA). Kendati demikian, 'Sang Pencerah' tidak hanya akan diputar secara khusus untuk kalangan mereka saja. Melainkan akan diputar di bioskop umum, dan terbuka untuk semua kalangan. Hal itu karena pihak PPIA berhasil meyakinkan pihak bioskop dan aosiasi perfilman di Autralia.

"Kami ingin memperlihatkan seperti apa sesungguhnya wajah Islam itu kepada masyarakat Australia. Setidaknya penonton memiliki pemahaman lain bahwa Islam tidak selalu keras dan fundamentalis. Kebetulan film Sang Pencerah di Indonesia merupakan film terlaris dan dipuji di Indonesia,” jelas Ketua PPAI di Victoria, Melbourne Nanda Rachmadianto dalam pernyataan pers yang dikeluarkan MVP Picture di Jakarta, Kamis (24/3/2011).

'Sang Pencerah' akan diputar di tiga teater di 2 kota, Sydney dan Melbourne mulai 26 Maret 2011. Selain itu juga akan ada pemutaran khusus di Universitas Woolongong. Sutradara Hanung Bramantyo sudah barang tentu gembira filmnya akan diapresiasi di Australia, namun ia mengaku tak berharap terlalu banyak.

"Mereka penonton non-Indonesia dan non-Muslim mau mengapresiasi film ini saja saya sudah bersyukur. Karena saya tahu, tidak mudah memberi pemahaman pada mereka tentang film dakwah Islam. Saya juga berterima kasih kepada panitia yang mau memutar film ini untuk umum di Australia," ujar Hanung.

Setealah Australia, Malaysia dan Singapura akan menjadi tujuan pemutaran 'Sang Pencerah' berikutnya. "Sudah ada undangan dan permintaan pemutaran film di gedung bioskop. Rencananya, bulan Mei dan Juni 2011, Sang Pencerah diputar di dua negara tersebut," ujar Publisist MVP Picture Aris Muda seraya menambahkan, pihaknya juga tengah merencanakan merilis DVD/ VCD-nya.

Diambil dari : detik.com

Monday, March 28, 2011

Disney & Pixar Dituntut Penulis Inggris


Los Angeles - Dua rumah produksi, Disney dan Pixar dituntut penulis Inggris Jake Mandeville-Anthony. Mereka menuding dua rumah produksi tersebut menggunakan skenario ilegal dalam film animasi 'Cars'.

Seperti dilansir Hollywood Reporter, Kamis (24/3/2011), Jake Mandeville-Anthony mengklaim kalau 'Cars' mencuri konsep film asli dari pekerjaannya pada 1990-an. Penulis tersebut mengaku telah mengirimkan skenario yang dibuatnya itu ke sejumlah perusahaan film pada 1993.

Jake Mandeville-Anthony sudah memasukkan gugatannya ke Pengadilan Amerika Serikat pada 21 Maret lalu. Disney dan Pixar dianggap telah melakukan pelanggaran hak cipta.

Ia juga menduga kalau Cookie & Co diciptakan berdasarkan pengalaman kehidupan nyata pembalap Michael Owen Perkins.

Selain menuntut atas pelanggaran hak cipta, sang penulis juga meminta agar 'Cars 2' batal dirilis pada Juni mendatang. Saat pemutarannya pada 2006 lalu, film animasi 'Cars' berhasil menduduki puncak box office dengan pendapatan US$ 450 juta di seluruh dunia.

Diambil dari : detik.com

Robert Pattinson Khawatir 'Breaking Dawn' Terlalu Vulgar


Los Angeles - Aktor Robert Pattinson merasa khawatir film yang dibintanginya, 'Breaking Dawn' terlalu vulgar untuk anak berumur 13 tahun ke bawah. Padahal, banyak remaja yang menggemari film vampir tersebut.

Pemeran Edward Cullen itu mengungkapkan, 'Breaking Dawn' akan dibuat dua bagian sebagai seri terakhir 'Twilight Saga'. Adegan dalam kedua film tersebut dikhawatirkan terlalu ekstrim dan vulgar untuk anak-anak.

Selain lebih banyak pertempuran vampir, ada juga beberapa adegan yang dirasanya kurang pantas untuk disaksikan. Aktor asal Inggris kelahiran 13 Mei 1986 itu juga khawatir film yang dibintanginya akan diberikan rating untuk 'Dewasa'.

"Ada banyak hal menarik sekaligus aneh yang terjadi bersamaan, benar-benar sangat aneh. Aku sudah menyaksikan sedikit filmnya, dan aku tidak bisa melihat bagaimana film ini akan diberi rating PG-13 (untuk 13 tahun ke atas), kecuali mereka menyensor sebagian," ujar Robert kepada Entertainment Weekly, Jumat (25/3/2011).

Adegan yang dirasakan Robert terlalu vulgar adalah saat Bella Swan (diperankan Kristen Stewart) melahirkan anak hasil hubungannya dengan Edward.

Diambil dari : detik.com